Showing posts with label mas guruh. Show all posts
Showing posts with label mas guruh. Show all posts

17.7.07

Dik Menyesalkah Kamu Menikah Denganku?

Kalimat itu kudengar dari mulut suamiku tadi malam. Ditengah-tengah kantuk yang mulai menyerang. Aku nggak menjawab, hanya suara merajuk dan merapatkan pelukanku.
Dan pagi ini pertanyaan itu mengusikku, “Dik menyesalkah kamu menikah denganku?”

jika kalimat itu ditanyakan padaku jawaban itu pasti…
Apa yang bisa kusesalkan dari suami sebaik kamu?
Apa yang bisa kusesalkan dari suami seperhatian kamu?
Apa yang bisa kusesalkan dari suami pecinta sepertimu?
Apa yang bisa kusesalkan dari anugerah terindah sepertimu?

Pertanyaan selanjutnya adalah…

Jika pertanyaan itu ganti kulontarkan kedia apa jawabnya ya?
(Nggak ah…takut jawabnya nggak sesuai impian…)

Dipuncak Tangkuban Perahu itu Allah memilihmu untuk mendampingiku.
Semua terasa indah, walaupun bukan obralan kata cinta yang senantiasa kauhamburkan padaku. Namun perhatian dan sikapmu cukuplah itu menjadi jawaban atas tanyaku akan cintamu
Semua terasa nikmat walaupun tak pernah sanjung kata kau layangkan padaku, karena memang semua itu tak perlu. Dengan melihat bahasa tubuhmu aku tahu dan yakin bahwa engkau menikmati setiap detik kehidupan kita.
Semua terasa indah, ketika kerajaan cinta ini kita bangun atas dasar cinta, cinta pada yang mempunyai segala cinta. Walaupun emas permata tak pernah kau sematkan di tubuhku, namun dua malaikat yang kau hadirkan atas gelora buah cinta kita, cukuplah itu menjadi perhiasan dunia yang tak ternilai oleh apapun juga.

Semoga usiamu menjadi usia yang penuh manfaat
Semoga hidupmu adalah kesuksesan…
Sukses untuk agamamu dunia akhirat
Sukses untuk keluargamu,
Sukses untuk sesamamu..

Bi Barakatillah, 12 Juli 2007
Aku(Mas Gangga dan Adek Gautama) yang senantiasa mencintaimu,
itu sebabnya aku takkan pernah selesai
mendoakan keselamatan dan kebarakahan hidupmu…

baca selanjutnya...

26.9.06

Milad Mas Guruh


Ada..gundah…resah…yang merekah
Aku sakit….
Aku luka….
Ada caci yang terlanjur terucap…
Ada kata yang terlanjur tertulis…
Ada luka yang terlanjur ditoreh….
Sakit….
Ngilu….
Pusing…..
Diammm
Biar diammmm
Yang sanggup redam
Yang sanggup melerai
Segala deru..
Dendam…
Walau mampu untuk meletus…meledak


Kalau rindu berbalas perih….
Biarkan diamm yang mengurai…
Segala sakit…
Segala luka…
Perihh…

Kalau ada bahagia ..
Jangan terlena…
Karena bisa jadi
Itu lubang yang menganga
Yang akan melahapmu
Dalam semu…

Biarkan bahagia menjadi hiburan dunia.
Dengan satu makna…
Untuk pengukuhan dalam pencarian

Jalan dunia
Memang harus ditapaki
Walau kadang sakit, lelahh…

Tapi biarkan saja
Toh memang harus dijalani
Untuk sampai..
Pada satu titian…
Yang abadi..

Ruku’ Sujudlah bersama semesta raya…
Untuk pulang …
Untuk damai…
Untuk menegaskan bahwa …
Kitalah yang titik debu pada semestaNya…


Surabaya, 12 Juli 2006
Semoga tertangkupnya tanganku dan jari-jari mungil malaikat2mu dalam untaian do’a di subuh tadi, lebih indah dari sejuta kado di hari jadimu..
Apapun dan siapapun engkau, aku sangat mencintaimu, karena engkau lelaki pilihanNya.
Engkaulah separuh nafas yang menyemangati hari-hariku untuk menapaki jalan cintaNya..
Semoga Allah swt memanjangkan usiamu dalam kebarakahan dan keridhoanNya..

baca selanjutnya...

5 tahun Pernikahan

Medio, 12 maret 2006
Rasanya baru kemaren para malaikat menyaksikan kami mengucap Mitsaqon ghalizho
Rasanya baru kemaren perjanjian dengan tuhanku ku ikrarkan,
Rasanya baru kemaren, separuh dien ku itu kutunaikan
Rasanya baru kemaren………………

Ternyata 5 tahun tanpa terasa
Kudampingi seorang yang istimewa
Membawa kehidupan ini, membawa rajutan cinta ini

Ya Allah Sang Maha Pemberi Harapan, ijinkan aku berharap padanya

Buatlah aku menjadi seorang perempuan yang dapat membuat ia bangga
berikan aku sebuah hati yang sungguh mencintai-Mu,
sehingga aku dapat mencintainya dengan cinta-Mu, bukan mencintainya dengan sekedar cintaku
Berikanlah sifat-Mu yang lembut sehingga kelembutanku datang dari-Mu bukan dari diriku
Berikanlah sifat-Mu yang Indah sehingga keindahan & kecantikanku datang dari-Mu bukan dari diriku
Berikanlah aku penglihatan-Mu sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja
Berikanlah aku mulut-Mu yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaan-Mu dan pemberi semangat,sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap saat

"Maha Besar Engkau karena telah memberikan kepadaku
seorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna".
Semoga kelak di hari perhitungan ia bersaksi dihadapanMu bahwa telah kutunaikan tugasMu mendampinginya dalam indahnya melebur dalam cintaMu

Ya Allah Sang Maha Pemberi Harapan, ijinkan aku berharap pada malaikat-malaikat kecil amanahMu

Ijinkan aku merengkuh tanganMu agar aku selalu berdoa untuk mereka
Perciki aku dengan kekuatanMu agar aku dapat mewakiliMu menjaga malaikat-malaikat kecilku
untuk tumbuh dalam Rahman Rahim-Mu
untuk berjuang dalam kesucian dienMu
dan untuk mati dalam membelaMu
Demi DiriMu, Demi Zat Yang jiwaku terangkum dalam genggamanMu,….. aku bersumpah
Aku ingin mereka kelak berterimakasih kepada kami orangtuanya…..
BUKAN Karena harta mereka yang melimpah, BUKAN karena derajat mereka yang tinggi di hadapan makhlukMu, bukan karena pangkat dan kehormatan yang berada di pundaknya,
bukan pula karena kebaikan-kebaikan kami…
Namun Ya Allah
kami hanya ingin menyaksikan kelak di hadapanMu mereka bersaksi dan bersumpah
bahwa kami telah mewakiliMu menuntun mereka pada sifat-sifat AgungMu
Dan bahwa kami telah menyampaikan CintaMu
Sehingga hidup mereka, jiwa mereka, dan mati mereka …..
Hanya untukMu
Dan Engkaupun ridho atas kami dan seluruh keturunan kamiAmien.Maka nikmatMu manakah yang sanggup untuk aku dustakan?


Mensyukuri nikmat 5 tahun pernikahan kami
Kepada anugerah terbesar dan terindahku, hanya Ia yang mampu membalas atas kenikmatan cintamu
Dan kepada malaikat-malaikat kecilku dan seluruh keturunanku teruslah untuk menyapaku dengan keindahanNya karena itu adalah sumber semangatku

baca selanjutnya...